Penderita Hipertensi Tidak Boleh Makan Daging?

By | October 21, 2017

Penderita Hipertensi Tidak Boleh Makan Daging?

Benarkah penderita hipertensi tidak boleh makan daging? Ini penjelasannya

Penderita Hipertensi Tidak Boleh Makan Daging?

Penderita Hipertensi Tidak Boleh Makan Daging?Hipertensi merupakan penyakit yang sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia. Menurut data riset kesehatan dasar pada tahun 2013 menunjukan bahwa 25,8% penduduk Indonesia mengidap hipertensi. Dan pada tahun 2016 survei indikator kesehatan nasional (Sirkesnas) angka itu meningkat hingga 32,4%.

Tak hanya orang dari usia lanjut yang terserang penyakit ini namun akan-anak muda juga tidak sedikit yang terkena hipertensi. Gaya hidup yang buruk ditambah pola makan yang tidak baik membuat banyak anak muda terkena hipertensi, pada umumnya hipertensi tidak memiliki gejala namun ada beberapa ciri yang dipercaya merupakan gejala penyakit hipertensi seperti, pusing atau sakit kepala, mual, mimisan atau keluar darah dari hidung, mati rasa atau kesemutan, sebaiknya segera periksakan tensi darah Anda.

Mitos atau Fakta Hipertensi Tidak Boleh Makan Daging?

Makanan dengan menggunakan bahan dasar daging memang sangat enak seperti rendang, sate, gepuk maupun yang lainnya. Namun tahukah Anda bahwa daging merah seperti sapi, kambing, kerbau, serta babi banyak mengandung lemak jenuh atau lemak trans dibandingkan dengan jenis daging lainnya. Padahal makanan berlemak tidak baik untuk jantung dan pembuluh darah.

Mengkonsumsi daging merah secara berlebih memang harus dihindari, mengingat jumlah kandungan lemak jenuh yang cukup tinggi dibanding dengan daging putih yakni ayam serta ikan. Lemak jenuh sudah lama dikenal mampu meningkatkan kolesterol dan memicu penyakit jantung. Karena itu, asupan lemak jenuh dari makanan sebaiknya tidak melebihi 20 gram per hari.

Ada banyak orang yang bilang bahwa hipertensi sebaiknya hindari konsumsi daging kambing namun ternyata kenaikan tekanan darah tinggi setelah mengkonsumsinya tergolong lebih rendah dibanding dengan daging sapi ataupun ayam. Ini karena kandungan lemak jenuh dalam daging kambing jauh lebih kecil dibanding dari kedua daging tersebut.

Lemak jenuh atau lemak trans pada daging sapi umumnya sekitar 6 gram sedangkan daging ayam ialah hampir mencapai 2,5 gram lemak jenuh per-porsinya. Sementara daging kambing hanya sekitar 0,71 gram per 100 gram daging kambing. Faktor yang menyumbang bila daging kambing menyebabkan hipertensi ialah disebabkan teknik memasak yang salah.

Umumnya di Indonesia daging kambing diolah dengan cara digoreng terlebih dahulu sebelum diproses lebih lanjut, atau dipanggang untuk sate dan guling kambing. Memasak dengan menggoreng, atau memanggang akan meningkatkan kalori makanan daripada versi mentahnya.

Suhu panas saat menggoreng atau memanggang membuat kadar air dalam makanan menguap hilang, dan diganti dengan lemak yang berasal dari minyak. Lemak terserap ke dalam daging kemudian menyebabkan makanan yang rendah kalori menjadi berkalori tinggi.

Padahal, kenaikan kalori yang terjadi dari ketiga cara memasak ini bisa mencapai 64% dari kalori sebelumnya. Asupan kalori yang tinggi dalam tubuh akan diubah menjadi lemak, yang dari waktu ke waktu bisa menumpuk di pembuluh darah sehingga meningkatkan tekanan darah.

Tips konsumsi daging untuk hipertensi

  • Pilih daging kambing yang tidak mengandung banyak lemak seperti daging bagian punggung, daging khas dalam, atau daging bagian kaki. Jangan konsumsi jeroaan.
  • Hindari produk olahan daging seperti sosis, bakso atau burger karena mengandung lemak tinggi.
  • Perhatikan juga cara pengolahannya, usahakan hindari penggunaan banyak garam dan minyak saat pengolahan daging. Pengolahan dengan cara memanggang juga lebih baik daripada menggoreng.
  • Batasi jumlah konsumsi daging (tidak lebih dari 100gr) dan coba lebih banyak konsumsi sayuran atau kacang-kacangan daripada daging.

Itulah tadi tips untuk mengkonsumsi daging bagi penderita hipertensi, untuk menurunkan hipertensi Anda kami lebih menyarankan menggunakan obat herbal QnC Jelly Gamat yang sudah terbukti manjur dalam menurunkan hipertensi tanpa menimbulkan efek samping berbahaya bagi tubuh. Nikmati Promo Kirim Barang Dahulu Setelah Sampai Baru Bayar. Untuk informasi lebih lanjut klik -> Obat Darah Tinggi Di Apotik 

Baca juga :

Obat Telinga Berdenging Di Apotik

Obat Rematik Tulang Kaki

Obat Sakit Kepala Belakang Di Apotik

Turunkan Darah Tinggi Dengan Yoghurt

Singkong Baik Untuk Hipertensi

Posted by : Obat Hipertensi Yang Bagus

Penderita Hipertensi Tidak Boleh Makan Daging?

2 thoughts on “Penderita Hipertensi Tidak Boleh Makan Daging?

  1. Pingback: Jambu Biji Bisa Turunkan Hipertensi Secara Alami

  2. Pingback: Khasiat Buncis Untuk Darah Tinggi Yang Sangat Bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *