Pengertian Darah Tinggi, Penyebab Serta Cara Pengobatannya

By | May 16, 2017

Pengertian Darah Tinggi, Penyebab Serta Cara Pengobatannya

Apakah anda ingin mencari tau Pengertian Darah Tinggi, Penyebab Serta Cara Pengobatannya ?

Pengertian Darah Tinggi, Penyebab Serta Cara Pengobatannya

Tentunya anda berada di halaman yang tepat, pada halaman ini kami akan menyampaikan seputar penyakit darah tinggi beserta  pengobatannya. Selamat Menyimak dan Semoga Bermanfaat.

Pengertian Darah Tinggi

Darah Tinggi atau Hipertensi adalah suatu kondisi medis dimana terjadi penekanan darah pada arteri (dinding pembuluh darah bersih) ketika dipompa oleh jantung. Ketika jantung berdetak, jantung akan memompa darah sehingga terjadinya peningkatan tekanan terhadap pembuluh darah. (Menurut WHO,2013).

Tekanan darah tinggi (hipertensi) diukur dalam satuan mmHg dan ditulis dalam dua angka yaitu atas dan bawah. Angka atas menunjukan tekanan darah sistolik. Tekanan darah sistolik merupakan tekanan darah ketika jantung berdetak dan memompa darah. Sedangkan angka bawah menunjukan tekanan darah diastolik yang merupakan tekanan darah saat jantung beristirahat diantara detakan, Oleh sebab itu, para dokter menyarankan untuk memeriksa tekanan darahnya setidaknya setiap lima tahun sekali karena darah tinggi jarang memiliki gejala yang jelas.

Penggolongan darah tinggi berdasarkan penyebabnya sebagai berikut :

1. Hipertensi Primer (primary lesensial hyper-tension)

Seseorang menderita hipertensi jenis ini disebabkan oleh faktor lingkungan seperti faktor keturunan, pola hidup yang tidak seimbang, berada dalam keramaian, mengalami stress dan masalah pekerjaan. Tidak hanya itu, ada faktor lain yang dapat menyebabkan hipertensi primer seperti terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang berlemak dan mengandung garam tinggi, kebiasaan dalam merokok, dan mengkonsumsi alkohol serta kafein.

2. Hipertensi Sekunder (secondary hypertension)

Pada hipertensi sekunder disebabkan oleh suatu kelainan atau gangguan pada salah satu organ tubuh seperti ginjal, endokrin dan kekakuan aorta.

Berikut ini beberapa gangguan organ lain yang menyebabkan hipertensi sekunder diantaranya :

  • Sakit Ginjal : Hipertensi sekunder yang berkaitan dengan gangguan ginjal disebut hipertensi ginjal (renal hypertension) yang merupakan adanya tekanan darah yang menyebabkan penyempitan arteri ginjal sehingga terjadinya pasokan penyuplai darah ke kedua organ ginjal menjadi menurun. Inilah beberapa penyakit ginjal yang memicu hipertensi yaitu : Stenosis arteri renalis, Tumor-tumor ginjal, Penyakit ginjal polikista (biasanya turunan), Pielonefritis Glomerulonefritis, Trauma pada ginjal (luka yang mengenai ginjal, dan terapi penyinaran yang mengenai ginjal).
  • Stress : Stress dapat memicu timbulnya hipertensi sebab sistem pada saraf simpati meningkatkan aktivitas jantung dan tekanan pembuluh darah.
  • Apnea : OSA (Obstructive sleep apnea) adalah gangguan tidur dimana penderita ini berkali-kali mengalami berhenti bernafas antara 10-30 detik selama tertidur. Apnea biasanya diderita oleh orang yang mengalami kegemukan dan diikuti dengan gejala seperti rasa kantuk yang teramat luar biasa di siang hari, selalu mendengkur selama tertidur, selalu merasakan sakit kepala dan mengalami edema (pembengkakan di kaki bagian bawah. Sebagian orang yang menderita apnea menderita juga penyakit hipertensi yang mungkin dipicu oleh perubahan hormon karena reaksi terhadap penyakit dan rasa stress yang ditimbulkannya.
  • Hiper/Hipotiroid : Hipotiroid merupakan kelebihan hormon tiroid yang ditandai dengan mudahnya tubuh mengalami kepanasan (gerah), penurunan berat badan. jantung berdebar dan tremor. Hormon tiroid yang berlebih merangsang aktivitas pada jantung, meningkatkan dalam memproduksi darah dan meningkatkan resistensi pembuluh darah sehingga dapat menimbulkan hipertensi.
  • Preklamsia : Preklamsia merupakan suatu kondisi hipertensi karena terjadinya kehamilan (gestational hypertension) yang biasa terjadi pada trimester ketiga kehamilan.  Preklamsia disebabkan oleh adanya peningkatan volume darah selama masa kehamilan dan berbagai perubahan hormonal.
  • Koartasio Aorta (Aortic coarctation) : Koartasio oarta merupakan penyempitan aorta karena kelainan bawaan yang menimbulkan tekanan darah tinggi.
  • Gangguan Kelenjar Adrenal : Fungsi dari kelenjar adrenal yaitu mengatur kerja pada ginjal dan tekanan darah. Bila salah satu kelenjar adrenal mengalami gangguan maka akan mengalami produksi hormon berlebihan yang dapat meningkatkan tekanan darah.

Penyebab Darah Tinggi (Hipertensi)

Ternyata faktor penyebab dari seseorang mengalami darah tinggi sangatlah banyak. Menurut WHO, 2013 ada tiga faktor yang dapat menyebabkan hipertensi yaitu :

  1. Faktor Perilaku : Terlalu mengkonsumsi makanan yang mengandung garam dan lemak, mengkonsumsi alkohol, kurangnya dalam melakukan aktivitas fisik, mengalami stress dan merokok
  2. Faktor ekonomi dan sosial : Kurangnya pendapatan untuk bisa mengkonsumsi makanan yang sehat, pendidikan dan pengetahuan masyarakat yang cukup untuk mencegah terjadinya seseorang terkena hipertensi. Masalah dari kedua diatas dapat menimbulkan stress yang berlebihan serta memicu terjadinya hipertensi
  3. Faktor Metabolik : Berusia lebih dari 40 tahun, mengalami obesitas, kadar kolesterol yang tinggi dalam darah, mengalami penyakit diabetes, faktor genetik (turunan)

Resiko seseorang mengindap penyakit hipertensi dapat dikurangi dengan mengubah hal-hal di atas dan menerapkan pola makan serta gaya hidup yang lebih sehat. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga dapat membantu diagnosis pada tahap awal seseorang menderita hipertensi.

Inilah beberapa cara mencegah dan mengobati hipertensi dengan langkah berikut ini :

  • Selalu mengkonsumsi makanan sehat
  • Kurangi mengkonsumsi kafein dan garam
  • Stop merokok
  • Rutin dalam berolahraga
  • Menurunkan berat badan jika itu perlu dilakukan
  • Tidak mengkonsumsi alkohol
  • Hindari stress

Apabila anda melakukan cara seperti di atas tentunya tentunya anda akan mengurangi resiko mengidap penyakit darah tinggi. Selain itu, mengkonsumsi obat herbal darah tinggi juga dapat membantu anda dalam menurunkan tekanan darah tinggi. Info selengkapnya Klik -> Obat Darah Tinggi Alami

Demikian sekilas info mengenai Darah tinggi (Hipertensi). Semoga kita terhindar dari berbagai macam penyakit berbahaya amiin.

Pengertian Darah Tinggi, Penyebab Serta Cara Pengobatannya

9 thoughts on “Pengertian Darah Tinggi, Penyebab Serta Cara Pengobatannya

  1. Pingback: Manfaat Mentimun Untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

  2. Pingback: Bahaya Garam Untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

  3. Pingback: Benarkah Buah Tomat Bisa Mencegah Hipertensi?

  4. Pingback: Manfaat Semangka Untuk Mengobati Darah Tinggi

  5. Pingback: Cara Mencegah Hipertensi Yang Wajib Di Ketahui Oleh Semua

  6. Pingback: Bahaya Mie Instan Terutama Bagi Hipertensi Jika Dikonsumsi

  7. Pingback: Susu Bisa Turunkan Hipertensi? Susu Yang Bagaimana?

  8. Pingback: Turunkan Hipertensi Dengan Yoghurt Secara Efektif

  9. Pingback: Benarkah Sakit Kepala Merupakan Ciri Hipertensi?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *